Social Distancing

Sebelum bahas tipsnya, kita cek dulu yuk, apa sih yang dimaksud dengan social distancing?

Social distancing adalah terminologi yang dipergunakan sebagai upaya non pharmaceutical (diluar pengobatan) untuk mengontrol penyebaran penyakit menular.  Tujuan dari social distancing adalah untuk mengurangi kesempatan kontak langsung dengan orang yang membawa virus, sehingga bisa meminimalisir penyebaran. Saat ini jarak aman yang disarankan adalah 1.5-2 meter antar orang. 

Metode social distancing efektif untuk jenis penularan melalui droplets (batuk atau bersin), penularan kontak langsung, penularan kontak tidak langsung (permukaan yang terkontaminasi) atau bahkan penularan via udara. 

Karena tujuannya sangat penting, yuk sekarang kita cek bagaimana agar social distancing bisa berjalan maksimal:

  1. Sebisa mungkin hindari
    Kata kunci utama adalah hindari, baik itu tempat yang ramai, kegiatan yang ramai ataupun moda transportasi yang ramai (massal). Jika kamu sudah mendapatkan undangan atau sudah membuat janji, coba cek apakah bisa dilakukan penjadwalan ulang atau pilih tempat bertemu yang lebih sepi. Khusus untuk transportasi, sebisa mungkin hindari transportasi massal, opsi yang bisa dipilih adalah kendaraan umum yang bentuknya bukan masal.
  2. Bersihkan permukaannya
    Jika terpaksa untuk menggunakan transportasi massal atau berinteraksi di tempat umum, kamu bisa membawa hand sanitizer dan menggunakannya untuk melap permukaan yang akan kamu pegang atau kamu bisa gunakan tissue untuk menyentuh permukaan.

  3. Keluar diluar jam sibuk
    Pertimbangkan resiko kalau kamu perlu keluar rumah hanya untuk kondisi perlu seperti membeli bahan makanan/obat. Sebaiknya pilih waktu diluar jam sibuk sehingga tidak perlu mengantri atau bertemu dengan banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *